Rumah Qur’an

RUMAH QUR’AN REYSHA NABIILA

  1. Latar Belakang Berdiri Rumah Qur’an Reysha Nabiila

Upaya untuk membina santri agar dapat memiliki kemampuan menghafalkan dan membaca Al-Qur’an secara benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid maka diperlukan sebuah lembaga dakwah sebagai tempat pengajaran. Rumah Qur’an Reysha Nabiila merupakan salah satu lembaga dakwah yang berorientasi kepada pendidikan Al-Qur’an yang berada di Jalan Fajar 1 Nomor 30 B Labuh Baru Barat kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru. Siswa di Rumah Qur’an Reysha Nabiila  terdiri dari kalangan anak-anak dari umur 3 tahun sampai 12 tahun.

Awal berdirinya rumah Qur’an tersebut adalah ketika COVID tahun 2019, banyak siswa yang belajar online, sekolah-sekolah dan MDA di tutup dan banyak siswa menghabiskan hari-harinya untuk bermain gawai. Kemudian Kemudian atas usulan dan dorongan dari ustadzah Drg. Fatimah, maka rumah Qur’an Reysha Nabiila didirikan oleh Ibu Aini Qolbiyah, S.Pd., M. Pd. Setelah mengikuti pelatihan metode UMMI.dan memperoleh sertifikat UMMI.

Pada saat pembelajaran berlangsung, siswa di buat perkelompok dan belajar mengajar sesuai dengan prosedur protokol kesehatan. Diberikan secara gratis kepada seluruh siswa. Diharapkan dengan membentengi generasi muda zaman milenial dengan akhlaq mulia, dan membekalinya dengan Al-Qur’an, sebagai modal awal menjalani hidup. Al-Qur’an memperkenalkan diri dengan berbagai ciri dan sifatnya. Salah satunya adalah bahwa Al-Qur’an merupakan salah satu kitab suci yang dijamin keasliannya oleh Allah SWT. Keasliannya pun terjamin sampai dengan sekarang ini bahkan sampai hari akhir nanti. Pernyataan tersebut sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SWT:

Cara ataupun usaha dalam menjaga kemurnian AlQur’an adalah dengan menghafalkannya. Orang-orang yang mempelajari, membaca dan menghafalkan Al-Qur’an adalah orang-orang terpilih yang dipilih langsung oleh Allah SWT untuk menerima warisan kitab suci Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

Artinya: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih diantara hamba-hamba, lalu diantara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar”. (QS. Fathir [35]: 32).

Selain itu berdasarkan hadits yang artinya : Sebaik-baik kalian ialah yang belajar Al-Quran dan mengamalkannya.

Hadits lain yang artinya : Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat sebagai syafaat bagi yang membacanya, berkaca dari hadits tersebut maka penting untuk mengadakan KBM Tahfid di Rumah Quran sebagai wadah untuk mencetak generasi muda yang hafal dan dekat dengan Al-Qur’an.

Motto:  Sesungguhnya orang yang paling utama diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya (HR. Bukhari)

VISI: Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah dan cinta Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

MISI:

 Di dalam menghafalkan Al-Qur’an ada banyak metode yang dapat dipakai. Rumah Qur’an Reysha Nabiila menggunakan metode UMMI.

Metode UMMI adalah Metode Ummi adalah salah satu metode membaca Al-Qur’an yang langsung memasukkan dan mempraktekan bacaan tartil sesuai kaidah ilmu tajwid dengan menggunakan pendekatan bahasa ibu yang menekankan kasih sayang dengan metode klasikal baca simak dan system penjamin mutu seperti Tashih, Tahsin, Sertifikasi dan lain-lain.

Program utama Rumah Qur’an Reysha Nabiila adalah tahsin dan tahfidz Quran bagi anak-anak usia 5-15 tahun, juga untuk anak yatim & dhuafa.

Exit mobile version